Select your Top Menu from wp menus

Petrucci Rela Jual Rumah Demi Podium Di Mugello

Petrucci Rela Jual Rumah Demi Podium Di Mugello

Berita Sport, FifaBerita – Pembalap Octo Pramac Racing, Danilo Petrucci, demikian terharu dengan podium yang sukses dicapainya di kampung halamannya sendiri. Dia bahkan juga mengakui ikhlas jual tempat tinggalnya untuk dapat naik ke podium di sirkuit Mugello.

Petrucci Rela Jual Rumah Demi Podium Di Mugello

Tidak ada yang menduga seseorang Petrucci dapat mencapai podium MotoGP Italia yang notabene demikian diincar oleh beberapa pembalap Italia. Mengawali balapan dari posisi kesembilan, Petrucci dengan cara mengagetkan sukses merangsak naik sampai ada di posisi ke empat di belakang Valentino Rossi.

Dalam seri ke enam yang dihelat di Autodromo del Mugello ini (Minggu, 4/6), Petrucci pada akhirnya finis ketiga di belakang Andrea Dovizioso serta Maverick Vinales. Dia juga pernah tidak yakin dapat naik ke podium GP Italia.

Mengingat podium paling akhir yang sukses dicetaknya yaitu pada GP Inggris 2015 lantas, Petrucci hingga menitikkan air mata waktu terima trofi di podium sirkuit Mugello.

“Ini sungguh mengagumkan, ” katanya. “Jika ada orang ajukan pertanyaan, ‘apa yang bakal saya beri untuk bertahan di podium di (balapan) Minggu? ’ Saya jawab, ‘Saya ikhlas jual tempat tinggal untuk dapat ada di podium di sini’.

“Sulit diakui. Sebab tempo hari (Sabtu. 3/6) sedikit aneh, saya pernah crash di putaran pertama pas sesudah keluar dari box. Lantas saya katakan, ‘Oke, pagi yang bagus. ’ Lalu saya mengaspal dengan motor yang lain. Saya selalu mamacu serta meningkatkan namun lap time saya senantiasa turun, lantas saya putuskan tidak menggunakan motor itu lagi, ” terang Petrucci.

Pernah tertahan di urutan ke empat, pembalap yang membesut Pramac Ducati ini pada akhirnya melibas Valentino Rossi dari segi dalam tikungan 15 waktu race tersisa 9 lap, walau awalannya ia terasa tidak meyakini.

“Cukup susah untuk melewatinya (Valentino Rossi). Saya telah mengira dia bakal tampak cepat, dia senantiasa memberi lebih di lap paling akhir. Saat itu, saya tidak terasa meyakini, pada 100% serta 1%. Lantas saya berkata, ‘Podium telah dalam genggaman, namun Anda mesti finis balapan dulu’. ”

About The Author

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *